Kembali ke Karya
KRY-02 · Studi Kasus Produksi

SIMBADA.

Sistem manajemen aset tetap daerah untuk Pemerintah Kota Pontianak — satu sumber kebenaran untuk seluruh aset tetap, dari perencanaan sampai penghapusan, dengan pelaporan yang siap menghadapi audit pemerintah (BPK).

Klien
Pemerintah Kota Pontianak
Peran
Sole developer (V2)
Periode
Jan 2026 – sekarang
Stack inti
PHP 7 · MySQLi · Bootstrap 3
Ringkasan · Pemerintah Kota

Satu sistem, seluruh siklus aset.

Saya kembangkan & pelihara V2 end-to-end di atas framework PHP custom (Qapuas 5.0): 6 kelas KIB (A–F), Kartu Inventaris Ruangan, mutasi & penyusutan, serta laporan rekonsiliasi audited vs running yang siap audit BPK — dengan kontrol akses berbasis peran.

6Kelas KIB (A–F)
29Modul
5Level akses
1220Berkas PHP
PHP 7MySQL / MariaDBMySQLiBootstrap 3jQueryDataTablesFramework Qapuas 5.0RBAC

Tautan produksi disembunyikan atas permintaan klien (sistem internal pemerintah).

Diagram alur siklus aset SIMBADA: perencanaan, pengadaan, inventarisasi KIB/KIR, mutasi, penghapusan, lalu pelaporan dan audit
Alur siklus aset — perencanaan sampai audit
Klasifikasi aset KIB A sampai F: tanah, peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, jalan dan jaringan, aset tetap lainnya, konstruksi dalam pengerjaan
Klasifikasi aset — KIB A–F
Rincian — Dossier Yang dibangun & dampaknya

Yang saya kerjakan

  • 6 kelas Kartu Inventaris Barang (KIB A–F) plus Kartu Inventaris Ruangan (KIR) untuk pencatatan aset per ruangan.
  • Modul siklus aset penuh: perencanaan, pengadaan, inventarisasi, mutasi, penyusutan, dan penghapusan — termasuk filter Tahun / SKPD / Status SK.
  • Laporan rekonsiliasi “Audited vs Running” untuk membandingkan data hasil audit dengan data berjalan — kunci kesiapan audit BPK.
  • Validasi data KIB (B, C, E, F) dengan penanganan error & logging yang lebih kuat — mencegah kegagalan “silent” pada tanggal/angka kosong.
  • Sistem routing modul 3-level, kompatibilitas MySQL/MariaDB, dan pengamanan query (escaping/cast) lintas modul.
  • Kontrol akses berbasis peran (RBAC, 5 level: 40–90) dengan jejak audit untuk setiap perubahan aset.

Hasil & dampak

  • Kontrol aset terpusat untuk seluruh unit kerja (SKPD/OPD) dalam satu sistem of record.
  • Kesiapan audit (BPK): data tervalidasi dan terekonsiliasi sehingga pelaporan aset tetap dapat dipertanggungjawabkan.
  • Pelaporan on-demand (buku inventaris, KIR, mutasi, usulan penghapusan) menggantikan pembukuan manual yang lambat.

Punya sistem aset, keuangan, atau perizinan yang serupa?

Saya bantu rancang, bangun, dan rapikan sistem internal instansi — dari nol atau melanjutkan yang sudah ada — dengan scope & biaya jelas di muka.

Konsultasi Gratis via WhatsApp